RAHASIA MUDAH MENULIS DAN MENERBITKAN BUKU UNTUK BERPRESTASI
JUDUL BLOG : EDISI MALAM KE-5 GAIRAH MENULIS PUISI
RESUME : KE-5
MODERATOR : DAIL MA'ARUF
NARASUMBER : Dra. E. HASANAH, M.Pd
HARI : JUM'AT
TANGGAL : 27 MEI 2022
Hallo para peserta Belajar Menulis gelombang 25 dan 26 yang hebat, Assalaamu ‘alaikum. Selamat malam dan salam sejahtera untuk kita semua. Semoga kita semua dalam keadaan sehat dan bahagia.
Malam ini saya senang bisa bertemu lagi dengan Bapak dan Ibu hebat Se-Nusantara untuk menyimak materi kelima GAIRAH MENULIS PUISI yang akan disampaikan Narasumber hebat Ibu E. Nurhasanah, M.Pd.
Materi akan dibagi menjadi 2 sesi : Pertama pemaparan materi dari pukul 19.00 – 20.00 WIB dilanjut sesi kedua tanya jawab dari pukul 20.00 – Selesai. Bagi yang akan bertanya terkait materi, silahkan japri ke nomor telepon : 087871926678.
Tulis Nama Lengkap, asal dari mana, gelombang berapa dan no.Hp dirangkai pertanyaannya.
Jalan-jalan ke pasar baru
Tidak lupa membeli topi
Malam ini dapat materi baru
Judulnya Gairah menulis puisi
Tak kenal maka tak sayang demikian kata pepatahya, sapaya kita semakin saling menyangi, mari kita berkenalan terelebih dahulu dengan Ibu E. Hasanah yang karya-karya puisinya sudah banyak dan tersebar dimana-mana.
Supaya kita mengenal beliau siapa?. Mari kita simak sejenak CV beliau yang sangat pembelajar
silahkan disimak CV bu Hasanah
tak terasa sudah 15 menit beralalu dari pukul 19.00 WIb. Kita langsung saja sambut narasumber kita malam ini dengan materi GAIRAH MENULIS PUISI. Kepada Bu Hasanah dipersilahkan masuk kelas ... !
silahkan ...
Assalamualaikum Wr Wb
Selamat malam ibu/bapak hebat. Terima kasih bapak moderator atas waktunya.
Perkenalkan saya ibu E. Hasanah.
Wa alaikum salam bun
apa kabar ibu malam ini?
Alhamdulillah sehat sll
baik bun
Syukur Alhamdulillah sy panjatkan ke hadirat Allah SWT, serta sholawat dan salam tercurah kepada Rasulullah SAW, pada malam ini saya bisa bertemu dengan ibu bapak yang memiliki semangat untuk terus belajar bersama-sama.
bunda, apakah alumni kelas BM asuhan Om jay juga?
Iya, saya alumni kelas BM gelombang 18, saya masih belajar juga menulisnya๐๐
Tak lupa saya haturkan terima kasih kepada bapak ibu guru menulisku di pelatihan belajar menulis PGRI gelombang ke 18, Om Jay, Bu Kanjeng, pak Brian, Bu Aam, dan semuanya yg tidak bisa sy sebut satu persatu Krn keterbatan wkt. Barokah dari ilmu beliau, bisa bermanfaat bagi rekan guru semua.
aamiin.
Silahkan Bunda sampaikan apa saja yang perlu kami siapkan untuk bisa mahir menulis puisi
dan apa saja aturan dalam membuat puisi
iya betul
wah banyak sekali karya buku PUISI ibu
ada juga beberapa yang prosa ya Bun
Sebelum berdiskusi tdi saya alumni gelombang 18 ya, Alhamdulillah karena ada gairah belajar menulis, sudah menghasilkan buku solo dan lebih dari 60 buku antologi. Yg di atas itu diantara bukunya๐
Banyak karena terasah dgn komunitas belajar ini pak๐
Wow kren banget bunda. Apa rahasianya hingga dalam 1 tahun sudah punya 60 buku???
Alhamdulillah jg belajar menjadi kurator, editor, dan pemberi kata pengantar juga๐
rahasinya ikut komunitas literasi ... antara lain di kelas BM 18, angkatan bu Maesaroh ya bunda
Prok -prok-prok
Lengkap sudah dan sudah setara Om Jay dan Bu kanjeng insya allah
lanjutkan bun
apa itu puisi?
Mau tahu rahasianya?
Yaitu ada gairah belajar menulisnya, ini lho arti gairah menulis
GAIRAH = Keinginan kuat , bersemangat
Nah itu gairah menulis artinya ada semangat untuk menulis๐๐
Pengertian puisinya saya kutip dari KBBI ya๐๐
Puisi = ragam sastra yang terikat : irama matra, rima , bahasa, penyusunan larik dan bait
Belajar puisinya jg di komunitas belajar menulis dan blogger jg lho๐
Belajar puisi telelet, akrostik, atau puisi2 lainnya.
apa pula itu : irama matra, rima , bahasa, penyusunan larik dan bait
mantap
pantesan jago puisi
lanjutkan bun
ini ada puisi dari pujangga Pak nastain
masuk kriteria puisi apa bun
Pagi ini embun mengetuk pintu hatiku
Membangunkan dari mimpiku yang sempat tertunda
Sang embun dengan beningnya memberi segarnya
Mengobati rindu ini yang lagi dahaga
Aku terdiam menyaksikan embun dengan kesuciannu terusir oleh hangatnya mentari
Hangat yang selalu ditunggu para hati yang sempat tersakiti
Setelah aku yakin bahwa seutuhnya raga mayamu menghilang, kini nama dan semua memori tentangmu kembali terngiang.
Aku tanpamu dipeluk oleh kenangan
Ingatan kita beradu
Tangis yang dipendam oleh tawa lepas dan gurauan yang tertutup oleh pertengkaran
Waktu menyirami kita dan pengalaman menyuburkannya Dalam hening kita bertumbuh
Masihkah ada waktu seperti sekarang?
Denyut ku milik mu
Denyut mu milik ku
Debar rasa kita sama
Rasa cinta kita sama
Akan kusudahi seluruh diriku, bermain dalam permainan rasamu.
Yang selalu kau jahatkan itu tak mampu membuatku sembuh dari rasa sakit berkali-kali.
Sebab yang benar-benar mencintaimu tidak akan pernah pergi meninggalkanmu.
Perlahan tapi pasti sebuah kisah asmara yang ku geluti
Ternyata berujung perih dan sakit hati
Hanya bisa sabar menahan luka
Karena derita tak kunjung reda
Kini hanya bisa berkelana mencari singasana cinta buat hatiku yang teluka
Lelah boleh asal jangan menyerah , milyaran manusia sedang berjuang mereka melawan ujian dan cobaan bukan cuma kamu sendiri .
Istirahat sejenak dan lanjutkan melangkah lakukan hal positif fokus kepada tujuanmu .
Cinta tidak hanya soal tampan ,nyaman , tapi juga butuh mapan. Mapan bukan berarti mempunyai segalanya , tapi keadaan dimana kau siap untuk menghadapi segala ujian .
Mampu berpijak dikeadaan susah sanggup bersyukur ketika mudah
lanjut bunda
Ini masuk puisi bebas pak, karena tidak terikat oleh aturan Rima, bait, dan lainnya. Jadi bebas saja mengungkapkan perasaan dalam diksi2 yg memukau.
Ok sy lanjutkan dulu ya๐๐
ok
silahkan
ok
silahkan
bisa diberikan contoh ?
baik bunda
Untuk mantra, pak Dail pasti sudah ahli nich๐
saya waktu SMP hapal pantun nasihat
pantut jenaka juga masih ingat
macam ini nasihat :
Iya, untuk pantun kita juga belajar bersama ya๐๐
Utamanya ada gairah untuk belajar menulis saja
Ayo keluarin yang mana yg masih dihapal?
Asam gendis asam gelugur, kedua asam siang meriang, mayat menangis di dalam kubur, teringat badan tidak sembahyang
lumayan jaman pikiran masih putih gak banyak masalah... hapalan tuh mudah
sekarang lupa melulu
kl yang lucu ( tapi maaf ini namanya juga jenaka )
Nah itu kerennnn
Ada aturan tersendiri untuk pantun ya, karena masuk dalam puisi lama. Misalnya bersajak a-b-a-b, ada Rima juga.
Elok rupanya pohon belimbing, tumbuh dekat pohon mangga, enak rasanya berbini sumbing, biar marah tertawa juga.
Nulisnya harus begini:
Asam gendis asam gelugur, kedua asam siang meriang, mayat menangis di dalam kubur,
teringat badan tidak sembahyang.
Nulisnya harus begini:
Asam gendis asam gelugur, kedua asam siang meriang, mayat menangis di dalam kubur,
teringat badan tidak sembahyang.
Kerennnn ini termasuk Rima tengah dan Rima akhirnya sudah ok bgt ๐
Kalau di gelombang 25-26 ini banyak yang jago pantun kita bisa buat grup pantun dan terbitkan buku antologi
talibun 5 baris ya bun
Iya, asyikkk nanti bikin antologi ya bareng2๐๐
lanjut bun materi puisnya
Dan gairah menulisnya akan membara, karena biasanya kita saling memberi masukan dan saling koreksi sehingga tanpa disadari kita belajar dan pengetahuan bertambah.
pear teaching-belajara bareng
Untuk pemula biasanya lebih disukai puisi bebas karena si penulis bebas menuliskan isi hatinya ya๐๐
ini masuk romansakah?
lanjut bun
lanjut bun... nanti jika ada yang mau tanya japri ya
Waktunya sudah jam 8 pak, bolehkah saya memberi tantangan kepada peserta sambil menunggu pertanyaan dari peserta?
wah ---boleh banget
kalau perlu kasih hadiah bagi yang terbaik
silahkan bun tantangannya disampaikan
yang rajib buat resume ada 40
LUAR BIASA
Tantangannya: ayo ada yang mau mencoba menulis puisi bebas gak? Bebas diksi dan lainnya, minimal 1 bait ya๐
BAIK BU
berapa menit waktunya
saya buka kuncinya nanti
Siap sy kasih hadiah buku ya๐
Untuk 3 terbaik ya๐
Nanti bunda Aam yg memilih yg terbaiknya ya๐
Mana nih Bu Aam? Bantuin pilih puisi bebas yg terbaik ya.
ibu baca dan pilih yang terbaik dari grup ini 2 dan grup 26 1
Asiapppp
bukain kunci 26 bu aam
Sampai jam 9, gimana?
Ciap bos
Ayo buat Puisi
yang terbaik dapat Buku
mantap
Semangat BM 26
HARAPAN MENULIS
DULU SEWAKTU KU KECIL KU TAK PERNAH BERHARAP
HARAPAN MENJADI SEORANG PENULIS
SETELAH BERIRING WAKTU TERNYATA KINI
MENULIS ADALAH KEINGINANKU
SEMOGA SAJA KELAK KAN KU RAIH
WALAU DALAM HATI YANG TERDALAM
HARAPAN PASTI ADA
DAN TERUS AKAN ADA
SELAMA KITA INGIN CAPAINYA
HARUS TERUS BERHARAP